Ada sebuah area terbuka di tengah hutan yang disebut “Pekuburan
Setan” (Devil’s Cemetery) tidak jauh dari desa Kova di wilayah
Krasnoyarsk Rusia. Area terbuka ini penuh dengan bangkai-bangkai burung
dan hewan-hewan lainnya yang karena alasan tertentu tidak terurai.
Vegetasi di area ini agak langka, pohon-pohon terlihat hangus dan mati,
dan tak ada hewan tinggal di sini. Orang-orang yang kebetulan datang ke
Pekuburan Setan ini tiba-tiba merasakan pening, mual, sakit gigi dan
kecemasan yang tak dapat dijelaskan.
Area terbuka ini diketahui muncul pada tahun 1908. Dan karena tiap
melewatinya, hewan-hewan ternak akan mati dan orang-orang akan merasakan
sakit yang aneh, maka penduduk desa terdekat membuat patung di tepi
area tersebut, sebagai peringatan kepada orang-orang yang ingin
melintasinya.
Patung yang dibuat penduduk Kova di dekat Pekuburan Setan
Tak berapa lama, segera para penduduk desa terdekat merasakan keanehan-keanehan pada ternak mereka. Banyak ternak yang terlahir cacat dan berkepala dua. Hal itupun kemudian terjadi pada bayi-bayi mereka. Para penduduk yang resah melaporkan peristiwa ini ke pemerintah setempat, yang pada gilirannya, pemerintah pusat memindahkan para penduduk desa dan mengisolasi area di sekitar kuburan setan tersebut. Kasus dan lokasi Pekuburan Setan kemudian dirahasiakan oleh pemerintahan komunis selama puluhan tahun. Hanya cerita dari mulut ke mulut yang membuat kuburan setan tetap terdengar di telinga orang-orang Rusia. Namun setelah puluhan tahun, tak ada yang tahu dimana tepatnya lokasi kuburan setan itu.
Cerita tentang Pekuburan Setan menghangat kembali diawal tahun 80an. Banyak orang yang penasaran dan mencari lokasi kuburan setan itu. Namun dalam satu dekade, dari 1980 sampai 1990, sekitar 75 orang yang pergi untuk mencari Pekuburan Setan tewas di dalam Taiga (hutan). Tiga kelompok yang terorganisir menghilang tanpa jejak. Sebagai contoh, pada tahun 1982 sekelompok wisatawan dari kota Nabarezhnye Chelny pergi mencari Pekuburan Setan dan tidak pernah kembali.
Tak satu pun dari ekspedisi berhasil mencapai Pekuburan Setan.
Pekuburan Setan
Pada tahun 1991 sebuah ekspedisi para pakar UFO dari kota Vladivostok
melakukan pencarian. Setelah berhari-hari berjalan dalam hutan,
akhirnya mereka melihat patung yang ditinggalkan oleh penduduk. Salah
satu anggotanya, Alexander Renpel, menggambarkan peristiwa penemuan
lokasi kuburan setan seperti dibawah ini:
“Kompas ditanganku membeku tak berfungsi. Orang-orang merasakan
kesemutan disekujur tubuh mereka, beberapa lainnya tiba-tiba merasakan
sakit gigi. Semua orang tampak cemas. Tak lama setelah kami tiba di
lokasi pekuburan setan, radio komunikasi kami tak berfungsi, dan kamipun
cepat-cepat meninggalkan area tesebut”
Para anggota kelompok riset persaudaraan “Phenomenon” mengirim dua
ekspedisi ke daerah pekuburan setan. Tapi ketika mereka akan
mencapainya, peralatan mereka pecah, dan mereka tidak berani mengambil
risiko untuk bergerak lebih lanjut.
Pemimpin ekspedisi Nikita Tomin mengatakan: “Setelah berjalan dua
kilometer ke arah Pekuburan Setan, kami menemukan sebuah lubang. Kami
memeriksanya dan mengambil beberapa sampel dari area tersebut sebelum
kami merasakan pening dan mual.
Tomin berkesimpulan bahwa anomali dari Pekuburan Setan terkait dengan
jatuhnya meteorit Tunguska. Seperti yang kita ketahui, sebuah meteor
biasanya akan pecah menjadi beberapa potongan sebelum benar-benar sampai
ke tanah. Pada tahun 1908, sebuah “meteor jatuh dari langit” dan salah
satu potongannya jatuh di wilayah ini. Beberapa orang gembala pergi
untuk mencarinya. Di perjalanan mereka menemukan sebuah wilayah yang
terbakar di hutan tersebut dengan lubang di tengah tidak jauh dari jalan
di mana mereka merumput. Jalan kemudian pindah tiga kilometer jauhnya
karena mereka khawatir bahwa ternak mereka akan mengembara ke kuburan
setan dan mati. Namun, meskipun demikian, kematian massal ternak-ternak
mereka dan beberapa peristiwa memaksa orang-orang desa terdekat, seperti
Kostino, Chemba dan Karamyshevo untuk pindah.
Pada akhir 1920-an, seorang ahli ternak bernama Semchenko melemparkan
tali dengan beban di ujungnya ke dalam lubang di tengah kuburan setan.
Tali jatuh beberapa puluh meter, tetapi tidak pernah mencapai bagian
bawah. Semchenko menyadari bahwa banyak unggas-unggas yang mati
tergeletak dekat lubang, dan tubuh mereka berwarna ungu yang aneh.
Ada versi lain yang menjelaskan fenomena ini. Pada 1980-an Victor
Zhuravlev, seorang profesor fisika dan matematika, anggota dari
Meteorite Committee of the Siberian Department of the Academy of Science
of USSR, menyarankan bahwa ada api bawah tanah yang menyala di bawah
Pemakaman Setan, seperti yang terjadi di Pennsylvania. Ladang
batubara Tungus melewati wilayah itu. Oksigen di area itu akan sangat
kurang dan pembakaran batu bara akan disertai dengan emisi gas karbon
monoksida yang tak berwarna dan tidak berbau namun beracun bagi
organisme hidup. Namun, teori ini tidak menjelaskan bagaimana
peralatan-peralatan seperti kompas dan radio tak berfungsi di area
tersebut
Jumat, 09 Januari 2015
Misteri Kuburan Setan di Rusia
Diposting oleh
HARIANTO
di
Jumat, Januari 09, 2015
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
MISTERI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar